Teknik Pencitraan Imajinatif : Solusi Menulis Puisi bagi Siswa Kelas X di SMK BHINNEKA KARYA SURAKARTA

Oleh : Eny Indrawati, S.Pd.

Mendengar kata “ Puisi ” pada awal pembelajaran saat guru menyampaikan materi hari itu membuat ekspresi wajah  sebagian  besar siswa SMK BHINNEKA KARYA SURAKARTA kelas X menjadi berubah kesal, malas dan terlihat tidak antusias mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia, namun ada sebagian kecil siswa yang tetap tertarik mempelajari puisi. Bagi sebagian kecil siswa yang menyukainya, menulis puisi merupakan hal yang sangat menyenangkan karena mereka beranggapan bahwa dengan menulis puisi bisa menuangkan ekspresi jiwa melalui kata- kata yang indah, beda halnya dengan siswa yang tidak menyukai puisi,mereka beranggapan bahwa menulis puisi sangatlah sulit karena mereka haruslah berpikir keras untuk menemukan gagasan atau ide pada saat penulisan puisi, belum lagi mereka harus menuangkan gagasan tersebut ke dalam bentuk tulisan yang harus disertai kata-kata yang indah. Sebenarnya alasan siswa tidak menyukai menulis puisi sangatlah logis karena menulis puisi tidaklah mudah dan harus melewati beberapa tahapan diantaranya : menentukan tema terlebih dahulu, menentukan judul yang menarik, harus mengandung majas, memilih diksi yang tepat, terdapat suasana, amanat dan lain-lain.

Berdasarkan pendapat beberapa ahli sastra Indonesia dapat disimpulkan bahwa “Puisi adalah suatu karya sastra yang mengungkapkan sebuah pikiran dan perasaan seorang penyair secara imajinatif dan disusun menggunakan bahasa yang indah berdasarkan struktur fisik dan struktur batinnya”. Adapun struktur  fisik puisi diantaranya :  diksi, citraan, tipografi, kata konkret, bahasa figurasi, dan majas sedangkan struktur batin puisi terdiri dari : tema, perasaan (ekspresi) nada dan susana serta amanat.

Sebenarnya ada banyak teknik yang digunakan dalam mengajarkan siswa menulis puisi namun teknik pencitraan imajinatif sepertinya lebih cocok bagi siswa SMK BHINNEKA KARYA SURAKARTA kelas X yang cenderung menginginkan berpikir sederhana dan tidak rumit. Pencitraan adalah sebuah proses atau usaha atau upaya untuk menunjukan gambar diri atau kesan mental diri baik melalui visual atau tulisan kepada orang lain, sedangkan imajinatif adalah daya pikir untuk membayangkan ( dalam angan-angan) atau menciptakan gambar ( lukisan, karangan dan sebagainya) kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang, menurut KBBI (https://kbbi.web.id/citra.html dan https://kbbi.web.id/imajinasi.html). Jadi dapat disimpulkan bahwa teknik pencitraan imajinatif adalah proses menunjukan kesan/ gambaran melalui pancaindra yang divisualisasikan lewat tulisan kepada orang lain.

Dengan teknik pencitraan imajinatif ini sebenarnya siswa diajak untuk mengasah pancaindra yang dimilikinya seperti melihat, mendengar, merasakan, membau dan mengecap kemudian dengan ketajaman pancaindranya, siswa bisa mulai berimajinasi terhadap suatu objek. Sebenarnya media yang digunakan pada teknik ini tidaklah rumit hanya membutuhkan alat tulis seperti buku tulis atau kertas dan pena saja, sedangkan media yang digunakan cukup lewat imajinasi dan pengalaman siswa selama ini.

Tujuan menulis puisi dengan teknik pencitraan imajinatif ini adalah melatih kepekaan pancaindra siswa untuk bisa berimajinasi  dan menghasilkan karya sastra berupa puisi yang indah berdasarkan objek tertentu. Biasanya siswa yang belum terbiasa menulis puisi diajak mengenali objek tertentu yang bersifat  konkret misalnya “ Bunga”, dari objek itu siswa diajak berimajinasi di sebuah taman yang penuh bunga nan elok selanjutnya siswa diminta menggunakan pancaindranya saat berimajinasi. Siswa harus menuliskan beberapa kata kunci (misalnya kata “ Harum”, “Indah”, “Elok”, dan lain-lain) hasil imajinasi berdasar pancaindra tersebut ditulis disebuah kertas, kemudian barulah siswa  mengembangkan kata kunci tersebut menggunakan diksi dan rima yang tepat serta menambahkan majas agar menjadi sebuah larik  yang indah dalam puisi, misalnya menjadi larik : /Bunga harum semerbak menambah elok alam/ /Cahaya mentari menyapa bunga dengan lembut/ /Kelopak bunga berguguran jatuh diterpa angin// Kumbang tergoda menghisap sari bunga/. Jika diamati dengan saksama maka larik dalam puisi selalu menggunakan repetisi kata “ bunga ”, sehingga tugas guru untuk menginformasikan kepada siswa bahwa puisi yang baik tidak boleh selalu menggunakan repetisi, jadi siswa harus mengganti kata repetisi menggunakan kata lain, misanya menjadi larik :  /Bunga harum semerbak menambah elok alam/ /Cahaya mentari menyapa kuncup dengan lembut/ /Kelopak warna-warni berguguran jatuh diterpa angin// Kumbang tergoda menghisap sari madu /. Jika nanti siswa sudah terbiasa menulis puisi dengan teknik ini maka guru bisa mengembangkan objek yang menjadi imajinasi siswa  yaitu objek bersifat abstrak.

Adapun upaya guru untuk meningkatkan kemahiran siswa dalam menulis puisi antara lain: guru harus terus membimbing siswa dalam mengembangkan kata kunci yang didapat hingga merangkainya menjadi sebuah larik puisi, guru harus memotivasi siswa agar memaksimalkan pancaindranya untuk mengenal objek yang dijadikan bahan puisi dan guru juga harus menciptakan suasana yang menarik ( dramatikal ) yang seolah-olah imajinasi siswa dibawa ke suatu tempat yang menjadi objek puisi.

Penerapan teknik pencitraan imajinatif ini ternyata efektif digunakan bagi siswa kelas X di SMK BHINNEKA KARYA SURAKARTA yang belum terbiasa menulis puisi karena siswa merasa bahwa menulis puisi dengan teknik ini bukan lagi menjadi beban yang begitu berat, namun menulis puisi menjadi lebih menyenangkan karena membawa imajinasi mereka ke suatu objek yang mungkin pernah dilihat, didengar, dirasakan sebelumnya. Dengan teknik ini lebih mempermudah siswa dalam menuangkan ide atau gagasan puisi ke dalam kertas tanpa dibebani aturan-aturan puisi yang meraka anggap begitu rumit selama ini. Namun, pada akhirnya tugas gurulah yang harus tetap membimbing siswa untuk menyempurnakan hasil tulisan puisi mereka menjadi sebuah puisi yang indah dan tetap mengikuti aturan penulisan puisi yang benar. Setidaknya dengan teknik menulis puisi ini, siswa menjadi tertarik menulis puisi dan mengembangkan hasil karya tulisan puisinya menjadi lebih sempurna.

GAMBAR TEKNIK MANUFAKTUR

Gambar teknik pada awalnya dipraktikan oleh Leonardo Da Vinci pada abad 15 sampai abad 16, sehingga beliau dijuluki sebagai Bapak Gambar Teknik. Dan pada akhir abad 16, Gaspard Monge yang seorang ahli matematika dari Perancis menemukan sebuah sistem menggambar dengan menggunakan dua bidang proyeksi yang saling tegak lurus. Atau sistem ini bisa disebut dengan proyeksi siku-siku atau proyeksi ortogonal. Pada tahun itu proyeksi ini begitu terkenal dan sering digunakan untuk menggambar perancangan bangunan kapal maupun peralatan perang.
Lalu pada abad 18 banyak didirikannya sekolah teknik yang mengutamakan mata pelajaran gambar teknik didalam kurikulumnya. Hal itu terjadi karena pada masa itu James Watt seorang ilmuan dari Inggris menemukan mesin uap, yang mengakibatkan terjadinya pergantian besar-besaran didalam proses produksi pada pabrik. Yang semula didalam proses produksi menggunakan tenaga manusia dan hewan, sekarang diganti menggunakan mesin uap. Karena pergantian besar-besaran yang terjadi itu, maka diperlukanlah sebuah bahasa komunikasi antara perencana dengan pelaksana yang dimana bahasa itu harus singkat dan jelas. Lalu mulailah menggunakan gambar kerja yang dapat dipahami oleh kedua belah pihak. Dari situlah mulai didirikannya sekolah teknik yang mengutamakan mata pelajaran gambar teknik.

Ada begitu banyak tokoh yang memberikan pengertian dari gambar teknik, berikut beberapa pengertian gambar teknik menurut beberapa tokoh :

  • FH. Homan dan Ir. Sutomo Wongsocitro, gambar teknik adalah bahasa yang dipergunakan antara perancang dan pelaksana.
  • James S.Rising dan Maurice W.Almfedt, engineering graphic is the combination of these arts and science of drawing applicable of the solution of engineering problems.
  • Thomas E.French dan Charles I.Fierck, engineering drawing is the graphic language used into the industrial world by engineers and designers to express and record the ideas and information necessary for the building of machines and structures.
  • Warren I. Luzadder, technical drawing is a graphic language that is used universally by engineers to describe the shape and size of structures and mechanism.

Jadi dapat disimpulkan bahwa gambar teknik harus dapat dimengerti antara perancang gambar dengan pelaksana gambar dalam bentuk yang singkat dan jelas, dan tidak meninggalkan aspek seni gambarnya (keindahan gambarnya).
Perlu dipahami bahwa gambar teknik harus dapat dimengerti antara perancang gambar dengan pelaksana gambar dalam bentuk yang singkat dan jelas, dan tidak meninggalkan aspek seni gambarnya (keindahan gambarnya).
Gambar teknik yang dimaksud di sini adalah gambar teknik manufaktur. Jenis gambar teknik manufaktur di sini diartikan sebagai sebuah gambar yang dipakai sebagai alat komunikasi antara perencana dan pelaksana dalam proses pembuatan alat dan mesin manufaktur.
Gambar teknik dikatakan sebagai alat komunikasi karena secara umum, gambar teknik tidak sembarang orang bisa membuatnya. Perlu keahlian di bidang teknik yaitu perencana atau desainer untuk menleaskan secara detail tentang bagaimana obyek bisa terbentuk. Mulai dari bentuk secara 2 dimensi diikuti dengan ukuran-ukurannya sampai dengan gambar 3 dimensi agar lebih mudah dipahami oleh pelaksana atau orang yang akan membuat gambar itu menjadi nyata.
CIRI-CIRI GAMBAR TEKNIKCiri-ciri Gambar Teknik Manufaktur diantaranya adalah :

  1. Memiliki Skala tercantum didalamnya, agar kita mengetahui perbandingan ukuran aslinya.
  2. Memiliki dimensi, bisa dua atau tiga dimensi.
  3. Memiliki detail dari gambar utama. agar pelaksana lebih mudah mengetahui bentuk aslinya.
  4. Terdapat perbedaan garis, yang memiliki arti tersendiri.
  5. Setiap item pada gambar, memiliki nama sendiri.
  6. Mempunyai keterangan dan spesifikasi pada bagian element tertentu.

Drafter adalah orang yang bekerja membuat gambar (kasarnya sih tukang gambar). Mereka membuat atau menyiapkan gambar-gambar kerja teknik, sehingga gambar tersebut dapat dengan jelas dan mudah dimengerti orang lain dan mudah dalam proses pembentukan obyek gambar tersebut. Biasanya drafter dibutuhkan dalam bidang pekerjaan manufaktur, mulai dari produksi mainan anak-anak, mesin-mesin industri, bangunan sipil, hingga pesawat terbang.
Di masa lalu, para drafter duduk di papan gambar dan menggunakan pensil, pena, kompas, protraktor, segitiga, dan perangkat lainnya untuk menyiapkan rancangan gambar dengan tangan. Sekarang, seiring berkembangnya teknologi program dan komputerisasi yaitu AutoCAD plus perkembangan program lainnya seperti ArchiCAD, Sketchup, Studio 3Ds Max dll, drafter dengan meja gambar sudah mulai jarang ditemui. Masih ada kok, meskipun sedikit.(dikutip dari buku Gambar Teknik Manufaktur Kelas XI, Penerbit Andi bersumber dari https://hai.grid.id/read/07350807/profesi-drafter-bukan-sekedar-tukang-gambar)
FUNGSI GAMBAR TEKNIKDalam sebuah perencanaan dan perancangan, fungsi gambar teknik memiliki tiga point penting yang harus dimilikinya yaitu antara lain:
1. Penyampaian Informasi
Gambar teknik harus mampu meneruskan informasi yang dimaksud oleh ahli teknik kepada orang-orang yang terkait didalam proyek tersebut seperti operator, pemeriksa, kontraktor dan lainnya yang berhubungan
2. Sarana Pengawetan, Penyimpanan dan Penggunaan
Gambar yang dibuat merupakan suatu gambar teknis yang sangat penting untuk bahan informasi perencanaan kedepannya, sehingga harus disimpan dan dijaga dengan baik sebagai informasi untuk rencana-rencana yang akan datang. Dokumentasi diatur dengan teliti untuk memudahkan mencari data yang dibutuhkan dalam suatu perencanaan dan perancangan
3. Konsep Perencanaan, Penuangan gagasan dan Pengembangan
Dengan media gambar, gagasan, atau ide baru dapat dituangkan. Gagasan-gagasan baru untuk pengembangan pada awalnya masih berupa konsep abstrak yang terlintas dalam pikiran, kemudian diwujudkan dalam bentuk gambar sketsa, kemudian diteliti, dievaluasi secara berulang-ulang sehingga didapatkan gambar-gambar baru yang sempurna.
Konsep atau pemikiran yang terlintas dalam perencanaan diwujudkan dalam suatu bentuk gambar yang awalnya dari ide kemudian dianalisis lalu diwujudkan kedalam gambar untuk diteliti dan dievaluasi lebih lanjut.
Proses ini dilakukan terus menerus sampai mendapatkan suatu gambar yang sempurna. Oleh sebab itulah seorang ahli teknik harus mampu mengolah sebuah ide yang ada dibenak mereka kedalam gambar teknik untuk direalisasikan
STANDAR GAMBAR TEKNIKUntuk menghindari salah pengertian dan salah komunikasi dalam dunia teknik maka harus ada standarisasi gambar teknik. Standar gambar teknik adalah suatu keseragaman yang disepakati bersama dengan tujuan untuk menghindari salah pengertian dalam komunikasi teknik.
Setiap orang yang terkait dalam bidang gambar teknik perlu mengetahui tentang standarnya. Orang-orang terkait tersebut, misalnya siswa dalam kelompok teknologi dan rekayasa/industri, perencana produk, operator mesin, operator perakitan, mekanik, dan pengontrol mutu dari porduk/mesin.
Standar gambar teknik dapat diberlakukan di dalam lingkungan perusahaan, antar perusahaan/industri di dalam suatu negara, bahkan standar gmbar teknik dapat diberlakukan pada industri antar negara yang dikenal dengan Standar Internasional atau disingkat SI. Negara-negara yang sudah membuat standar antara lain :
Japanese Industrial Standart (JIS)

Nederland Normalisatie Instituut (NNI)

Deutsche Industrie Normen (DIN)

Standar Nasional Indonesia (SNI)

Standar Internasional (ISO : International Organization for Standardization)

ISO bertujuan menyatukan pengertian teknik se dunia secara standar (yang terstandar) dalam forum internasional, dengan tujuan :

  • Memudahkan perdagangan nasional maupun internasional
  • Memudahkan komunikasi teknik
  • Bagi negara-negara berkembang, dapat memberi petunjuk-petunjuk praktis pada persoalan khusus dalam bidang teknik.

HUT KE 59 YAYASAN BHINNEKA KARYA SURAKARTA

14 November 1961 tepat berdirinya Yayasan Pendidikan Bhinneka Karya Surakarta. Sebuah Yayasan yang bergerak dalam pendidikan Menengah terutama pendidikan Vokasi. Sejak saat itulah Yayasan Bhinneka Karya Surakarta ikut dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mendidik para generasi penerus bangsa.59 tahun bukanlah umur yang muda lagi bagi Yayasan Bhinneka Karya Surakarta. Suka duka dalam proses pendidikan sudah dilalui dalam waktu yang begitu lama. Terpaan dan rintangan sudah banyak dilalui. Dengan banyaknya Yayasan Pendidikan lain mulai berguguran karena persaingan yang begitu ketat. Yayasan Pendidikan Bhinneka Karya Surakarta masih tetap eksis sampai saat ini. Sehingga Yayasan Bhinneka Karya Surakarta dapat dikatakan menjadi salah satu LEGENDA VOKASI di Kota Surakarta pada khususnya.Pada Usia ke 59 tahun ini ijinkan kami mengucapkan terima kasih yang begitu besar kepada seluruh masyarakat yang dari dahulu telah mempercayai Yayasan Bhinneka Karya Surakarta untuk mendidik dan membimbing putra putrinya untuk menuju jalan kesuksesan.Kami juga memohon doa serta kritik dan sarannya agar Yayasan Pendidikan Bhinneka Karya Surakarta bisa menjadi lebih baik lagi dan bisa semakin maju dalam memberikan pelayanan pendidikan yang baik untuk putra putri bangsa ini. Besar harapan kami, bapak ibu semua masyarakat Solo raya pada khususnya bisa memberikan doa terbaik bagi kami. Atas kepercayaan bapak ibu selama ini kami ucapkan banyak terimakasih.

DONOR DARAH DALAM RANGKA HARI PAHLAWAN

Alhamdulillah, Selasa 10 November 2020 bertepatan dengan Hari Pahlawan, SMK Bhinneka Karya Surakarta melaksanakan donor darah bekerjasama dengan PMI kota Surakarta sekaligus sebagai serangkaian acara HUT YP Bhinneka Karya Surakarta ke 59.Jadilah pahlawan bagi sesama. Setetes darah anda selamatkan nyawa sesama.#pmisolo#donordarah#smkhebat#smkjaya#smkbisa#solohebat#solosehat#haripahlawan#domanuto#pmisurakarta

SMK BK SOLO BERBAGI #3

Poster SMK BK Solo Berbagi Tahap 3

Dengan semangat peduli sesama mari kita bantu saudara saudara kita yang kurang mampu dengan saling berbagi. Bahu membahu saling membantu, mendonasikan sedikit harta kita bagi yang membutuhkan. Kami SMK Bhinneka Karya Surakarta secara bersama sama akan menyalurkan bantuan anda kepada masyarakat yang membutuhkan. Uluran tangan anda sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan.
Kami siap menerima donasi dari bapak ibu saudara baik berupa bahan pangan maupun uang yang akan kami belanjakan menjadi bahan pangan dan kami siap mendistribusikan kepada yang lebih membutuhkan.
.
.
.
Ikhlas memberi atas nama hati nurani

Berapapun bantuan dari anda sangat berarti bagi mereka.

SMK BK Solo Lawan Covid 19

SMK BK SOLO Lawan Covid-19Bagi-bagi 1000 Masker dan Hand Sanitizer GRATISKami segenap Elemen Pendidikan SMK Bhinneka Karya Surakarta berupaya untuk ikut serta berjuang melawan Covid-19 dengan membagikan 1000 Masker dan Hand Sanitizer Gratis di jalan jalan. Mari kita cegah dan putuskan mata rantai penularan Virus Corona dengan selalu memakai masker setiap bepergian dan selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer untuk membunuh virus yang ada disekitar kita. Membiasakan perilaku hidup sehat dan tetap Social Distancing serta Physical Distancing. Panjang umur perjuangan kita, tenaga medis, negara serta dunia. Semoga Bumi lekas membaik. Mari tengadahkan tangan untuk Do’a paling tulus bagi Bumi kita tercinta. Unity in Diversity⁣ We Strong We Proud⁣⁣ Together We are Stronger ⁣⁣⁣#smkbhinnekakaryasolo#smkbksolo#smkbk#smksolo#smkbisaa#smkhebat#smkhits__#smkkeren👍#teknik#teknikmesinindonesiabisa#teknikmesinotomotif#teknikkendaraanringan

Kerjasama SMK Bhinneka Karya Surakarta dengan Politeknik Furnitur Kendal

Semangat Bapak ibu Guru dalam Acara Kunjungan ke Politeknik Furnitur Kendal

SMK BK SOLO kembali melebarkan sayap dalam bidang Pendidikan Lanjut dengan bekerjasama dengan Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal. Dalam kunjungan kemitraan tersebut, terjalin kerjasama dalam hal pengembangan kurikulum serta upaya untuk menghidupkan kembali sekolah vokasi jurusan Desain Interior dan Teknik Furniture yang sampai saat ini kurang diminati masyarakat. Dalam kunjungan kemitraan diikuti pula oleh CV. RIBKA FURNITURE selaku rekan DU/DI SMK BK SOLO serta anggota komite Poltek Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal. Harapan dengan terjalinya kerjasama tersebut adalah saling membantu dan membangun SDM yang ahli dalam bidang Furniture untuk menyiapkan gerenasi yang siap bersaing dalam Era Revolusi 4.0

Kerjasama SMK Bhinneka Karya Surakarta dengan Politeknik Furnitur Kendal

SMK BK SOLO kembali melebarkan sayap dalam bidang Pendidikan Lanjut dengan bekerjasama dengan Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal. Dalam kunjungan kemitraan tersebut, terjalin kerjasama dalam hal pengembangan kurikulum serta upaya untuk menghidupkan kembali sekolah vokasi jurusan Desain Interior dan Teknik Furniture yang sampai saat ini kurang diminati masyarakat. Dalam kunjungan kemitraan diikuti pula oleh CV. RIBKA FURNITURE selaku rekan DU/DI SMK BK SOLO serta anggota komite Poltek Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal. Harapan dengan terjalinya kerjasama tersebut adalah saling membantu dan membangun SDM yang ahli dalam bidang Furniture untuk menyiapkan gerenasi yang siap bersaing dalam Era Revolusi 4.0